Madinah Syar'i

Madinah Syar'i

Thursday, July 6, 2017

Halal Gimbap (할랄 김밥)

Assalamu'alaikum...

annyeonghaseyo..

Masya Allah Tabarakallah.. Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memudahkan saya untuk berjuang membuat Gimbap ini.

satu persatu bahan dikumpulkan, dari membeli beras Jepang (ada produsen yg mengklaim berasnya halal), kemudian cari nori/rumput laut yang halal, sampai tanya via email ke produsennya di Korea, terus dihubungi sama disributornya dan alhamdulillah dapat nori yang sertifikat halal MUI, untuk kimchinya ga bikin sendiri, beli kimchi yang ada di pasaran dan halal MUI juga. alhamdulillah, pelan2 tapi bisa kumpul semua bahannya.

gimana kalo ga pake beras jepang (short-grain rice) ? insya Allah gapapa pakai beras biasa, atau mungkin mau coba pakai beras basmati? hehehe..
Tambahan: jangan pakai basmati ya.. ada yg nyoba di google kayaknya berhasil tapi aku penasaran banget nyoba dan ga berhasil.. mending klo ga ada beras jepang pake beras biasa aja tapi dibanyakin airnya.. atau pakai nasi yg udh matang.. ditambah air dikit diaduk2 sampai menggumpal dan airnya ilang

Resepnya dari Maangchi, tapi ada perubahan bahan, yaitu danmuji, diganti sama timun biasa. dan daging skirt steak diganti daging sapi giling. sebenernya isian kimbab/gimbap/gimbab ini bisa macem-macem tergantung selera, cuma aku ambil yang gampang aja yang ada contohnya.

aku mau menukil hadits nomor 1 dari Matan Hadits Arba'in nya Imam an Nawawi, 

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh 'Umar bin al-Khaththab radhiyallaahu 'anhu, ia berkata, "Aku mendengaR Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya setiap amal itu (tergantung) pada niatnya, dan sesungguhnya seseorang itu hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya. Barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (dinilai) karena Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa hijrahnya karena harta dunia yang hendak diraihnya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu hanyalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya,' "

(Diriwayatkan oleh dua Imam Ahli Hadits: Abu 'Abdillah Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah al-Bukhari, dan Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim al-Qusyairi an-Naisaburi, dalam kitab Shahiih keduanya yang merupakan kitab hadits yang paling shahih) 
Shahih: HR. Al-Bukhari (no. 54, 2529, 3898, 5070, 6689, 6953), Muslim (no. 1907), dan selain keduanya
hadits ini jadi pengingat yang sangat penting terutama buat aku sendiri, karena semua dinilai berdasar niat, ibadah yang kita lakukan haruslah diniatkan ikhlas karena Allah, dengan tata cara mengikuti tuntunan Rasulullah.  Ibadah yang Rasulullah kerjakan ya kita kerjakan, yang ditinggalkan Beliau ya kita tinggalkan.

jangan sampai kita nambah2in ibadah yang ga diajarkan oleh Rasulullah dengan alasan 'yang penting kan niatnya baik'
Dari Ummul Mukminin, Ummu 'Abdillah 'Aisyah radhiyallaahu 'anha, ia berkata, "Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak.' " (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim,"Barang siapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada dasarnya dalam urusan (agama) kami, maka amal itu tertolak."

Shahih: HR. Al-Bukhari (No.2697), Muslim (No.1718), Ahmad (VI/73, 230, 270), Abu Dawud (No.4606), Ibnu Majah (No.14), dan selainnya.

Kalau diluar masalah ibadah, tafadhal, silahkan berimprovisasi..
Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kita terutama kepada saya untuk istiqomah di jalanNya. aamiin..


berikut adalah bahan dan cara membuat gimbap dari resepnya Maangchi yang telah diimprovisasi

BAHAN:
- 500gr beras jepang (short-grain rice), dimasak biasa di rice cooker, yang dipakai diawal 800gr nasi, karena bahan yang lain masih ada jadi tambah lagi takaran nasi nya
- Lembaran2 gim/seaweed atau rumput laut untuk membungkus gimbap
- sekitar 300an gr daging sapi giling
- bawang putih, digeprek, di cincang halus
- 200gr Bayam organik (ga harus organik sih, tapi Maangchi pake bayamnya bagus, bukan kayak bayam yang biasanya dimasak kecil2 daunnya, terus nemu yg bagus juga di supermarket, bayam organik)
- sekitar 70an gr wortel, diiris miring tipis, dipotong tipis2
- Timun, dibuang bagian tengahnya
- 3 butir telur
- Garam
- Merica
- Gula Pasir
- Minyak Wijen
- Kecap Asin 
- Minyak untuk menumis

Resep awal ini jadi sekitar 5 atau 6 roll kimbap (lupa jumlahnya), nasinya ditambah lagi, wortel juga ditambah lagi, terakhir kehabisan telur dadar dan males bikin lagi, jadi kalo ga salah ada 1 roll yang tanpa telur dadar

CARA MEMBUAT:
1. Siapkan nasi nya.


2. Tambah 1/4 sdt garam dan 2 sdm minyak wijen

3. Aduk rata, biarkan nasi terbuka supaya panas menguap, kalau udah lumayan lama, ditutup sambil nunggu bahan2 lain siap

4. Campur wortel dengan 1/4 sdt garam, biarkan

5. Iris mentimun yang sudah dibuang bijinya

6. Bayamnya aku cuci dulu, terus direbus satu menit di air mendidih

7. Habis direbus dicuci lagi, ga perlu direndam sih

8. Habis itu diperas bayamnya, hati2 jangan sampai bayam rusak, airnya dihilangkan, terus dibumbui 1/2 sdt garam, 2 bawang putih, 2sdt minyak wijen (eh tadi bawangnya 2 atau 3 ya.hehe), terus campur pake tangan, diamkan

9. Bumbui daging gilingnya, tambahkan 2sdt kecap asin, 2 atau 3 bawang putih, geprek lalu cincang halus, 1/4 sdt merica, 1sdm plus 1sdt gula pasir, 2sdt minyak wijen, campur ke dagingnya

10. Lalu 3 butir telur ditambah 1/4 sdt garam, kocok lepas

11. Dibuang bagian chalaza nya, yang bening2 yang susah matang itu lho


12. Persiapan dadar telur, tuang minyak ke pan

13. bersihkan minyak dari pan, sampai tinggal sedikit

14. dadar telur dengan api kecil supaya yang atas bisa mateng dan gampang dibalik

14. Diusahain sekuning mungkin ya, maksudnya jangan sampai telurnya gosong atau kecoklatan

15. iris2 telur dadarnya, iris agak lebar atau sesuai selera

16. beri minyak ke pan

17. setelah air di tempat wortel dibuang, tumis wotelnya, jangan lama2 sekitar 40 detik-1 menit

18. sisihkan wortel, bareng2 sama bahan lainnya

18. gausah pakai minyak lagi, langsung masukkan daging ke dalam pan dengan api sedang

19. Masak hingga daging matang

20. Siapkan bambu untuk menggulung gimbap, kalo ga ada bambu gpp bisa pakai tangan biasa, ini bambunya aku alasin plastik

21. klo maangchi, nori atau gim nya dipanasin ke atas api kecil tapi cuma dikibasin gitu, tadi aku ikutan nyoba dan bikin norinya berkerut kalo kepanasan,, jadi gausah gapapa

22. pasang nori di atas bambu, bagian yang mengkilap yg hadap bambu (bagian luar gimbap)

23. beri nasi di atas nori, sisakan di bagian ujung

24. susun daging, kemudian wortel, sisakan bagian nasi di ujung juga

25. lalu susun timun, telur

26. diatasnya dikasih bayam, lalu gulung nori perlahan, nasi ketemu nasi ya.. ini perlu latihan sih, diusahain diameternya kecil dan rapat, klo ga rapat nanti pas dipotong hancur

27. setelah digulung jadinya kayak gini

28. Bagian luar nori dikasih minyak wijen sedikit biar mengkilap dan ga kering

29. potong2 gimbab sesuai selera, klo udh beberapa kali motong pisaunya dibersihin sebelum motong lagi biar hasilnya bagus




Alhamdulillah gimbab nya jadi, dan reviewnya enak.. itu kimchinya buat pemanis aja, kimchi halal, dan jujur aku kurang begitu cocok dengan rasa kimchi, tapi klo gimbabnya cocok banget. Alhamdulillah

Semoga resepnya bermanfaat dan Selamat Mencoba









"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" (Qur'an Surah 16 : 114)

Thursday, May 11, 2017

Calzone

Assalamu'alaikum...

Masya Allah Tabarakallah.. 
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmush shaalihaat..

Alhamdulillah Allah mudahkan untuk bikin calzone untuk kedua kalinya, yang pertama karena ponakan tanya auntie nya bisa bikin calzone ga, kayak yang mereka lihat di film kartun (kalo ga salah) setelah itu googling kayak apa sih calzone itu, rasanya yang pertama enak, tapi karena kejunya sedikit dan salah metode nutup calzone nya, jadi keju banyak yang bocor.
Yang kedua diulangi lagi bikin dirumah, alhamdulillah dengan keju yang lebih banyak walopun masih tetep ada kebocoran keju.hahaha dan dengan bahan isisan yang sedikit berbeda.

Dan yang ga kalah penting, sebelum memasuki bulan suci ramadhan, mari kita meng ilmu-i amalan apa yang dianjurkan, mari kita ber ilmu sebelum beramal. dan sekali lagi, saya ingin menyampaikan hadits yang mungkin sudah disampaikan di postingan sebelumnya, 
Dari Ummul Mukminin, Ummu 'Abdillah 'Aisyah radhiyallaahu 'anha, ia berkata, "Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak.' " (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim,"Barang siapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada dasarnya dalam urusan (agama) kami, maka amal itu tertolak."
Shahih: HR. Al-Bukhari (No.2697), Muslim (No.1718), Ahmad (VI/73, 230, 270), Abu Dawud (No.4606), Ibnu Majah (No.14), dan selainnya.
Semoga kita, orang tua, keluarga, anak cucu keturunan kelak diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk menjauhi ibdah-ibadah yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. aamiin.. 

Untuk resep calzone ini hampir sama kayak pizza, tapi saya ambil resep punya Gordon Ramsay untuk resep kulitnya.
Dan untuk isinya, ya modifikasi sendiri, modifikasi resep? boleh, yang dilarang di hadits di atas adalah modifikasi dalam perkara ibadah, karena semua ibadah yang terbaik menurut Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah dicontohkan oleh sebaik-baik manusia di muka bumi ini: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang kemudian diikuti oleh para Shahabat dan generasi awal ummat ini.

BAHAN KULIT CALZONE
- 500 gr tepung terigu (harusnya protein tinggi, sejak Sriboga ngeluarin produk premium, saya jadi kurang perhatiin mana yang protein rendah, sedang, tinggi, dirumah adanya yang double zero, tulisannya buat pastry dan pizza jadi pake yang itu)
- 14 gr ragi instan
- 4 sdm extra virgin olive oil (minyak zaitun, kayaknya gapapa klo mau pake minyak biasa)
- 1 sdm gula
- 1 sdm garam
- 325 ml air hangat
- 2 sdm minyak untuk menumis (klo ada minyak zaitun boleh dipake, tadi campuran antara minyak zaitun dan minyak goreng biasa)

BAHAN ISI CALZONE:
- 100 gr bawang bombay, cincang halus
- 50 gr sosis
- 65 gr daging sapi gilling (atau boleh yang biasa lalu dihaluskan)
- 65 gr jamur
- 95 gr tomat, dihaluskan
- 1 sdm puree tomat
- keju mozzarella parut secukupnya
- garam, merica, gula, oregano secukupnya
Takaran diatas tergantung selera, itu tadi saya timbang untuk keperluan blog kira-kira seperti itu
Semacam bikin saos bolognese sih, cuma skip wortel ya, kalau mau diisi bolognese juga boleh, silahkan dimodifikasi


CARA MEMBUAT:

1. Campurkan ragi, gula, ke dalam air hangat, aduk hingga ragi larut, biarkan antara 3-5 menit

2. Sampai raginya mengembang, waktu percobaan pertama, busanya banyak banget, gapapa, jangan panik, dibuang aja busanya, tapi yang kedua ini busanya cuma segitu



3. Campur tepung terigu dan garam, bikin semacam sumur ditengahnya


4. Masukkan minyak zaitun dan ragi ke dalam sumur, maaf sumurnya ga begitu terlalu kelihatan

5. Aduk dengan sendok hingga kira-kira seperti itu, lalu lanjut diaduk dengan tangan

6. Uleni adonan, diatas meja atau lantai (sudah dibersihkan dulu ya), uleni hingga kalis, adonan kali ini lembut banget, kalo diresep diuleni selama 10 menit, tapi saya sekitar 15-20 menit.

7. Jika sudah, bulatkan adonan, taruh di mangkuk yang udah ditaburi tepung terigu, lalu tutup dengan handuk atau serbet, taruh ditempat yang hangat, kalo saya, dimasukkan ke dalam microwave (tapi microwave nya mati lho, bukan keadaan panas) biar suhunya stabil aja sih, diamkan selama kira-kira 1 jam (saja 1,5 jam)



8. Sambil menunggu adonan mengembang, kita siapkan isi calzone nya, kali ini saya nemu tomato puree yang ada halal  nya, walopun tadi ragu pakai ga ya, tapi kan bukan saos tomat ya, yaudah dipake aja,, sebenernya klo ga ada tomato puree mau pake saos tomat juga gapapa sih, silahkan asal halal, dan kalopun ga mau pake saos tomat, pakai tomat asli aja udah cukup kok, kayak klo saya bikin bolognese


9. Masukkan minyak, lalu tumis bawang bombay hingga matang


 10. Masukkan daging giling, hancurkan

11. Masukkan bumbu, merica, garam, oregano, masak hingga daging matang

12. Masukkan jamur dan sosis,
 

13. Bumbui lagi, gula nya jangan ketinggalan ya, lalu masak hingga sosis matang

14. Masukkan tomat yang dihaluskan

15. Masukkan pure tomat

 16. Jadinya kira-kira seperti ini, lalu sisihkan


17. Kembali ke adonan, buka adonan yang sudah mengembang

 18. Tinju adonan hingga udaranya hilang, lalu uleni beberapa menit

19. Potong adonan menggunakan pisau, tadi saya timbang jadi 40 gr, lalu bulatkan adonan, jangan lupa ditutup biar bagian atas ga kering, sisa adonan nya bisa dibungkus plastik lalu masukkan ke freezer

20. Ambil bulatan adonan

21. Ratakan dengan tangan, lalu pipihkan dengan rolling pin, kalo ga ada rolling pin pakai botol syrup atau botol kecap, kalo ga ada, pakai tangan aja bisa

22. tipiskan adonan.. tadi saya yang adonan awal sangat tipis. terus yang terakhir agak saya tebalkan sedikit, diisi dengan isian calzone

23. Beri keju Mozzarella

23. Tutupkan adonan, ini yang rapat ya.. calzone pertama saya tutup terus ditekan pakai garpu, keju nya bocor lewat situ, jadi kali ini saya bener-bener rapatkan, ditekuk ke atas

24. Pinggirannya ditekuk seperti pastel, lalu bagian atas saya lubangi (supaya kalo dia mengembang ga pecah, tapi yaa jadi lubang buat melelehnya keju mozzarella.. saya belum coba klo ga dilubangi jadinya seperti apa, pecah atau ndak.
Oven calzone dengan suhu (aduh suhunya diresep lupa), tadi dikira-kira aja suhu sedang-tinggi) sampai matang


Alhamdulillah jadinya seperti ini,, adonan kali ini enak, lentur banget, awalnya takut kurang tepungnya tapi alhamdulillah kulitnya masih bisa ditoleransi kelenturannya, dan bahkan bagian dalam roti nya masih empuk walopun calzone udah dingin.
alhamdulilllah pakai keju banyak, walopun bocor masih ada keju yang di dalamnya, tinggal dicoba cari cara supaya ga bocor

Alhamdulillah rasanya enak, semoga resepnya bermanfaat.







"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" (Qur'an Surah 16 : 114)