Madinah Syar'i

Madinah Syar'i

Sunday, December 10, 2017

Nasi Goreng Kimchi - Daging Halal ( 하랄 고기 김치 볶음밥 )

Assalamu'alaikum....

Masya Allah Tabarakallah, Alhamdulillah Allah mudahkan saya untuk bikin Nasi Goreng Kimchi, resepnya dapet dari Internet.. biasanya ambil resep dari Maangchi, di Maangchi juga ada sih resep nya ini tapi beda bahan, yg saya buat ini insya Allah lebih simple bahannya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamsama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika beliau menyukai satu makanan, maka beliau memakannya. Jika beliau tidak suka, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064)
Mencela makanan adalah ketika seseorang menikmati hidangan yang disajikan lalu ia mengomentari makanan tersebut dengan mengucapkan terlalu asin, kurang asin, lembek, terlalu keras, tidak matang dan lain sebagainya.
Hikmah dari larangan ini adalah: karena makanan adalah ciptaan Allah sehingga tidak boleh dicela. Di samping itu, mencela makanan menyebabkan orang yang membuat dan menyajikannya menjadi tersinggung (sakit hati). Ia sudah berusaha menyiapkan hidangan dengan sebaik mungkin, namun ternyata hanya mendapatkan celaan. Oleh karena itu syariat melarang mencela makanan agar tidak menimbulkan kesedihan dalam hati seorang muslim.
 Untuk Artikel yang lebih lengkap silahkan dilihat disini
Lanjut lagi ke Resep, ini dia resep nasi gorengnya:

BAHAN:
- 49gr Daging sapi cincang 
- satu tangkai daun bawang (waktu ditimbang kira-kira 10atau 15gr gitu, lupa.hehe)
- 50 gr Kimchi halal, cincang (ini saya ga tau hukum kimchi biasa, tapi di supermarket sekarang udah ada kok yg halal MUI)
- 10 gr air Kimchi halal
- 2 Sdm Minyak zaitun (atau minyak goreng biasa)
- 100 gr Nasi Putih
- 1 butir Telur
- Merica bubuk
- Margarin secukupnya

Ukuran di atas bisa dirubah sesuai keinginan ya.. bisa aja daun bawangnya sedikit aja, atau kimchinya dibanyakin dan nasinya juga banyak.. tapi karena saya ga begitu suka pedes dan suka banyak daging, jadilah ukuran di atas. Air Kimchi juga boleh dibanyakin biar warnanya makin merah.

CARA MEMBUAT:
1. Potong-potong Kimchi nya, termasuk air nya juga ditaruh di mangkok, boleh dipisahin sih airnya

2. Siapkan minyak dengan api kecil


3. Setelah minyak panas, tumis daun bawang dengan api kecil sampai layu tapi jangan sampai gosong ya

4. Masukkan Daging, dihaluskan sampai matang

5. Masukkan Kimchi, diaduk-aduk sebentar

 6. Masukkan Nasi putih,

7. Ini Air Kimchi nya


 8. Masukkan air Kimchi di atas nasi, aduk merata

9. Setelah dicampur jadinya begini, ada yang lebih merah lagi tapi buat saya sudah cukup segini

10. Ceplok telur pakai margarin dan taburi merica (saya suka pake margarin karena gaperlu tambah garam lagi) tapi klo mau pake minyak juga boleh, dan klo dibuat telur mata sapi juga gapapa tapi saya lebih suka telur matang



 11. Hasilnya seperti ini..


Alhamdulillah rasanya enak.. bisa dimakan sama Kimchi utuh dan nori kotak yg halal..

Selamat Mencoba..


"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" (Qur'an Surah 16 : 114)




Wednesday, November 1, 2017

Yangnyeom Tongdak (양념통닭) / Ayam Goreng Asam Manis Pedas

Assalamu'alaikum..

Masya Allah Tabarakallah.. Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmush shaalihaat..

Alhamdulillah Allah mudahkan untuk bikin ayam goreng ini, sudah beberapa waktu lalu bikinnya, qodarullah belum sempat ngeblog, resep aslinya dari website nya Maangchi, tapi jumlah resep dibagi tiga nyesuain banyaknya ayam yang dipakai. dan ada bahan2 asli yang ga jelas kehalalal-an nya udah saya ganti dengan bahan yang jelas halal, insya Allah.

berikut saya kutip hadits ke 13 dari Matan Hadits Arba'in An-Nawawiyah, tentang Di ANTARA BENTUK KESEMPURNAAN IMAN
Dari Abu Hamzah Anas bin Malik radhiyallaahu 'anhu, pelayan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, dari Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Shahih: HR. Al-Bukhari (no. 13), Muslim (no. 45), Ahmad (III/176, 251, 272, 289), at-Tirmidzi (no. 2515), Ibnu Majah (no. 66), dan selainnya.  
Semoga kita (terutama saya) dimudahkan Allah untuk mengamalkannya. aamiin..

Berikut saya lanjutkan resepnya, resep yang sudah dimodifikasi,

BAHAN:
- 500 gr ayam, pakai sayap dan paha bawah aja
- 1 sdt merica hitam bubuk
- 1 sdt garam
- 25 gr tepung pati kentang, ini beda kayaknya sama tepung kentang biasa, yang pati kentang atau potato starch, ada kok di swalayan yg udah bersertifikat halal)
- 15 gr tepung terigu serbaguna
- 15 gr tepung beras ketan
- 1 sdt baking soda / soda kue
- 1 butir telur (kemarin ukurannya 54gr) 1 telur ini untuk satu resep.. harusnya kan dibagi tiga seperti yg udah dijelasin di atas, tapi saya biarin aja pakai satu telur

BAHAN SAUS:
- 1 sdt minyak
- 2 atau 4 siung bawang putih (ini lupa pakainya berapa)
- 39 gr saus tomat
- 39 gr madu murni
- 29 gr gochujang halal
- beberapa tetes cuka (Maangchi pakai cuka apel, tapi saya pakai cuka biasa, ada cuka apel lokal yang bersertifikasi halal di apotek)

CARA MEMBUAT:

1. Ayam dibalur merica hitam bubuk dan garam, biarkan 30 menit. Kata Maangchi klo buru buru gapapa langsung aja, tapi waktu bikin alhamdulillah ada waktu jadi bisa didiamkan dulu



2. Masukkan bahan-bahan lainnya (tepung pati kentang, tepung terigu, tepung beras ketan, soda kue, dan telur

3. Campur semua bahan sehingga kayak gini (kelihatan cair karena pakai 1 telur)

4. Ayamnya digoreng, kalo Maangchi apinya sedang ke besar selama 10 menit, tapi saya pakai api kecil ke sedang, takut ga matang dagingnya klo apinya besar, klo ga salah kira-kira 10 menit juga

5. Ini penampakannya sebelum ditiriskan

6. Tiriskan ayam, jangan sampai coklat banget warnanya, soalnya nanti mau digoreng lagi

7. Untuk Sausnya, campurkan madu, saus tomat, gochujang, harusnya ga usah di kasih tempat dulu, bisa langsung nanti dimasukin satu satu diatas pan, tapi karena mau ditimbang, jadi ya saya taruh di tempat dulu

8. Bawang putih diiris tipis ditumis sampai matang


9. Masukkan campuran saus, dan dikasih cuka, dibiarin beberapa kali mendidih, diamkan

10. Ayam yg tadi ditiriskan digoreng lagi pakai api kecil, kalau Maangchi 10 menit, saya secukupnya aja sampai kecoklatan


11. Kira-kira seperti ini bentuknya

12. Tadi kan sausnya udah dingin, dipanasin bentar pakai api kecil, (boleh juga sausnya dibikin dulu sebelum goreng ayam, atau waktu nunggu ayam dibumbui sama garam merica di nomor 1)

13. Ayamnya dimasukkan ke saus, masih pakai api kecil

14. dikasih taburan biji wijen, dan ayam siap disajikan


Alhamdulillah ayam nya jadii, tinggal ditaburi minyak wijen lagi 



Memang sengaja ga semua ayam dikasih saus,,
Alhamdulillah rasanya enak..sausnya beneran asam-manis-pedas.. kalo pengen tambah pedas tinggal gochujang halal nya ditambahin, kalau terlalu asam, bisa cukanya diskip, soalnya gochujangnya kan emang udah ada asem nya.. tinggal disesuaikan aja..

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba..






"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" (Qur'an Surah 16 : 114)










Thursday, July 6, 2017

Halal Gimbap (할랄 김밥)

Assalamu'alaikum...

annyeonghaseyo..

Masya Allah Tabarakallah.. Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memudahkan saya untuk berjuang membuat Gimbap ini.

satu persatu bahan dikumpulkan, dari membeli beras Jepang (ada produsen yg mengklaim berasnya halal), kemudian cari nori/rumput laut yang halal, sampai tanya via email ke produsennya di Korea, terus dihubungi sama disributornya dan alhamdulillah dapat nori yang sertifikat halal MUI, untuk kimchinya ga bikin sendiri, beli kimchi yang ada di pasaran dan halal MUI juga. alhamdulillah, pelan2 tapi bisa kumpul semua bahannya.

gimana kalo ga pake beras jepang (short-grain rice) ? insya Allah gapapa pakai beras biasa, atau mungkin mau coba pakai beras basmati? hehehe..
Tambahan: jangan pakai basmati ya.. ada yg nyoba di google kayaknya berhasil tapi aku penasaran banget nyoba dan ga berhasil.. mending klo ga ada beras jepang pake beras biasa aja tapi dibanyakin airnya.. atau pakai nasi yg udh matang.. ditambah air dikit diaduk2 sampai menggumpal dan airnya ilang

Resepnya dari Maangchi, tapi ada perubahan bahan, yaitu danmuji, diganti sama timun biasa. dan daging skirt steak diganti daging sapi giling. sebenernya isian kimbab/gimbap/gimbab ini bisa macem-macem tergantung selera, cuma aku ambil yang gampang aja yang ada contohnya.

aku mau menukil hadits nomor 1 dari Matan Hadits Arba'in nya Imam an Nawawi, 

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh 'Umar bin al-Khaththab radhiyallaahu 'anhu, ia berkata, "Aku mendengaR Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya setiap amal itu (tergantung) pada niatnya, dan sesungguhnya seseorang itu hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya. Barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (dinilai) karena Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa hijrahnya karena harta dunia yang hendak diraihnya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu hanyalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya,' "

(Diriwayatkan oleh dua Imam Ahli Hadits: Abu 'Abdillah Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah al-Bukhari, dan Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim al-Qusyairi an-Naisaburi, dalam kitab Shahiih keduanya yang merupakan kitab hadits yang paling shahih) 
Shahih: HR. Al-Bukhari (no. 54, 2529, 3898, 5070, 6689, 6953), Muslim (no. 1907), dan selain keduanya
hadits ini jadi pengingat yang sangat penting terutama buat aku sendiri, karena semua dinilai berdasar niat, ibadah yang kita lakukan haruslah diniatkan ikhlas karena Allah, dengan tata cara mengikuti tuntunan Rasulullah.  Ibadah yang Rasulullah kerjakan ya kita kerjakan, yang ditinggalkan Beliau ya kita tinggalkan.

jangan sampai kita nambah2in ibadah yang ga diajarkan oleh Rasulullah dengan alasan 'yang penting kan niatnya baik'
Dari Ummul Mukminin, Ummu 'Abdillah 'Aisyah radhiyallaahu 'anha, ia berkata, "Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak.' " (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim,"Barang siapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada dasarnya dalam urusan (agama) kami, maka amal itu tertolak."

Shahih: HR. Al-Bukhari (No.2697), Muslim (No.1718), Ahmad (VI/73, 230, 270), Abu Dawud (No.4606), Ibnu Majah (No.14), dan selainnya.

Kalau diluar masalah ibadah, tafadhal, silahkan berimprovisasi..
Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kita terutama kepada saya untuk istiqomah di jalanNya. aamiin..


berikut adalah bahan dan cara membuat gimbap dari resepnya Maangchi yang telah diimprovisasi

BAHAN:
- 500gr beras jepang (short-grain rice), dimasak biasa di rice cooker, yang dipakai diawal 800gr nasi, karena bahan yang lain masih ada jadi tambah lagi takaran nasi nya
- Lembaran2 gim/seaweed atau rumput laut untuk membungkus gimbap
- sekitar 300an gr daging sapi giling
- bawang putih, digeprek, di cincang halus
- 200gr Bayam organik (ga harus organik sih, tapi Maangchi pake bayamnya bagus, bukan kayak bayam yang biasanya dimasak kecil2 daunnya, terus nemu yg bagus juga di supermarket, bayam organik)
- sekitar 70an gr wortel, diiris miring tipis, dipotong tipis2
- Timun, dibuang bagian tengahnya
- 3 butir telur
- Garam
- Merica
- Gula Pasir
- Minyak Wijen
- Kecap Asin 
- Minyak untuk menumis

Resep awal ini jadi sekitar 5 atau 6 roll kimbap (lupa jumlahnya), nasinya ditambah lagi, wortel juga ditambah lagi, terakhir kehabisan telur dadar dan males bikin lagi, jadi kalo ga salah ada 1 roll yang tanpa telur dadar

CARA MEMBUAT:
1. Siapkan nasi nya.


2. Tambah 1/4 sdt garam dan 2 sdm minyak wijen

3. Aduk rata, biarkan nasi terbuka supaya panas menguap, kalau udah lumayan lama, ditutup sambil nunggu bahan2 lain siap

4. Campur wortel dengan 1/4 sdt garam, biarkan

5. Iris mentimun yang sudah dibuang bijinya

6. Bayamnya aku cuci dulu, terus direbus satu menit di air mendidih

7. Habis direbus dicuci lagi, ga perlu direndam sih

8. Habis itu diperas bayamnya, hati2 jangan sampai bayam rusak, airnya dihilangkan, terus dibumbui 1/2 sdt garam, 2 bawang putih, 2sdt minyak wijen (eh tadi bawangnya 2 atau 3 ya.hehe), terus campur pake tangan, diamkan

9. Bumbui daging gilingnya, tambahkan 2sdt kecap asin, 2 atau 3 bawang putih, geprek lalu cincang halus, 1/4 sdt merica, 1sdm plus 1sdt gula pasir, 2sdt minyak wijen, campur ke dagingnya

10. Lalu 3 butir telur ditambah 1/4 sdt garam, kocok lepas

11. Dibuang bagian chalaza nya, yang bening2 yang susah matang itu lho


12. Persiapan dadar telur, tuang minyak ke pan

13. bersihkan minyak dari pan, sampai tinggal sedikit

14. dadar telur dengan api kecil supaya yang atas bisa mateng dan gampang dibalik

14. Diusahain sekuning mungkin ya, maksudnya jangan sampai telurnya gosong atau kecoklatan

15. iris2 telur dadarnya, iris agak lebar atau sesuai selera

16. beri minyak ke pan

17. setelah air di tempat wortel dibuang, tumis wotelnya, jangan lama2 sekitar 40 detik-1 menit

18. sisihkan wortel, bareng2 sama bahan lainnya

18. gausah pakai minyak lagi, langsung masukkan daging ke dalam pan dengan api sedang

19. Masak hingga daging matang

20. Siapkan bambu untuk menggulung gimbap, kalo ga ada bambu gpp bisa pakai tangan biasa, ini bambunya aku alasin plastik

21. klo maangchi, nori atau gim nya dipanasin ke atas api kecil tapi cuma dikibasin gitu, tadi aku ikutan nyoba dan bikin norinya berkerut kalo kepanasan,, jadi gausah gapapa

22. pasang nori di atas bambu, bagian yang mengkilap yg hadap bambu (bagian luar gimbap)

23. beri nasi di atas nori, sisakan di bagian ujung

24. susun daging, kemudian wortel, sisakan bagian nasi di ujung juga

25. lalu susun timun, telur

26. diatasnya dikasih bayam, lalu gulung nori perlahan, nasi ketemu nasi ya.. ini perlu latihan sih, diusahain diameternya kecil dan rapat, klo ga rapat nanti pas dipotong hancur

27. setelah digulung jadinya kayak gini

28. Bagian luar nori dikasih minyak wijen sedikit biar mengkilap dan ga kering

29. potong2 gimbab sesuai selera, klo udh beberapa kali motong pisaunya dibersihin sebelum motong lagi biar hasilnya bagus




Alhamdulillah gimbab nya jadi, dan reviewnya enak.. itu kimchinya buat pemanis aja, kimchi halal, dan jujur aku kurang begitu cocok dengan rasa kimchi, tapi klo gimbabnya cocok banget. Alhamdulillah

Semoga resepnya bermanfaat dan Selamat Mencoba









"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" (Qur'an Surah 16 : 114)